Tips Merawat Kucing Hamil
Hewan

4 Tips Mudah Merawat Kucing Peliharaan Yang Sedang Hamil

Kucing merupakan hewan peliharaan yang lucu dan manja, oleh karena itu tidak sedikit orang yang suka memelihara hewan yang manja ini. Selain lucu, kucing juga merupakan hewan yang mudah di jinakan oleh pemiliknya dan juga mudah untuk merawatnya.

 

Merawat kucing juga sebenarnya bisa di bilang susah-susah gampang lho, mengapa demikian karena bila memelihara kucing jantan tentu tidak repot mengurusnya. Namun, beda cerita bila Anda mengurus kucing betina. Karena kucing betina sangat rentan akan kehamilan, oleh karena itu perlu penanganan khusus untuk merawat kucing yang sedang hamil.

 

Kucing membutuhkan banyak perawatan dan perhatian selama kehamilannya. Pada artikel ini, saya akan menyarankan Anda beberapa poin penting yang akan membantu Anda merawat kucing Anda dengan baik selama kehamilan.

 

1. Mengenali Tanda Kehamilan

Untuk merawat kucing hamil, penting untuk mewaspadai beberapa tanda kehamilan pada kucing. Kebanyakan kucing menjadi penyayang dan cukup selama kehamilan mereka. Mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan benar-benar akan mengubah rutinitas harian mereka.

 

Pada minggu ketiga kehamilan, puting kucing akan membesar dan berwarna merah muda tua. Anda bahkan dapat membawa kucing Anda ke dokter hewan berpengalaman untuk mendeteksi kehamilan ratu Anda. Dia akan bisa meraba perut dan merasakan anak kucing sekitar 17 hingga 25 hari.

 

2. Diet & Nutrisi Selama Kehamilan

Setelah Anda yakin bahwa kucing Anda bunting, langkah pertama dan terpenting adalah merawat makanannya dan memastikan bahwa dia mendapatkan jumlah nutrisi yang tepat yang dibutuhkan pada tahap ini. Kucing membutuhkan lebih banyak nutrisi saat hamil terutama kalsium dan protein. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan sesuatu yang disebut demam susu atau eklamsia.

 

Makanan ini mengandung semua nutrisi penting yang penting bagi kucing Anda selama kehamilan. Jika Anda membuat makanan di rumah, penting untuk meningkatkan jumlah protein dalam makanannya. Protein berkontribusi banyak dalam pertumbuhan dan perkembangan anak kucing. Anda harus menghindari memberinya terlalu banyak makanan asin, pedas, atau berlemak karena tidak baik untuk kesehatan kucing Anda.

 

3. Perhatikan Perubahan Kecil Pada Kucing

Hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan selama masa kehamilan kucing adalah memantau perubahan perilakunya. Dia mungkin bertindak berbeda atau menjadi lebih agresif selama masa kehamilannya. Kucing Anda juga bisa mengalami mual di pagi hari; pastikan ada banyak air yang tersedia untuknya.

 

Kucing biasanya melahirkan di kotak kotorannya sendiri. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa Anda memberinya sampah yang tidak menggumpal. Kotak kotoran seperti itu akan membantunya dan keturunannya tetap bersih.

 

4. Rajin Olahraga

Olahraga sangat penting bagi kucing selama masa kehamilan. Ini akan menjaga ototnya tetap kencang dan membantunya selama persalinan. Juga, Anda harus memastikan bahwa tempat di sekitarnya dibersihkan dan dilap dengan benar. Dia harus dijauhkan dari cacing karena mereka dapat menularkan ke anak kucing melalui aliran darah atau air susu ibu setelah lahir. Selanjutnya, Anda harus membawanya ke dokter hewan untuk pemeriksaan berkala.

 

Hal-hal yang Dapat Dilakukan di Minggu Terakhir Kehamilan

Selain tip-tip ini, kucing Anda membutuhkan perhatian khusus selama tahap akhir kehamilannya; Berikut adalah beberapa poin yang akan membantu Anda merawatnya dengan benar selama tahap terakhir kehamilan:

 

– Jauhkan kucing lain
– Jangan menggendongnya, memeluknya erat atau melakukan apa pun yang akan membuat kucing Anda sengsara
– Ingatlah untuk memberinya perhatian khusus selama tahap akhir kehamilan
– Awasi kucing Anda dengan cermat
– Siapkan rumah untuk anak kucing sebelum mereka lahir

 

Kesimpulannya ialah, selalu perhatikan kesehatan kucing Anda saat hamil, agar terhindar ari stres dan jauhkan dari kucing lain agar tidak bertengkar. Semoga bermanfaat.