Cara Mengatasi Kenakalan Anak Remaja
Info Parenting

6 Cara Mengatasi Kenakalan Pada Anak Remaja

Masa remaja adalah masa peralihan transisi, dari masa anak-anak menuju masa remaja. Banyak hal yang berubah di saat beranjak ke masa ini. mulai dari berubahnya bentuk tubuh serta tingkatan hormon yang mulai meningkat. Hal yang paling di khawatirkan oleh kebanyakan orang tua adalah di masa anak mulai tumbuh menjadi remaja.

 

Karena di masa ini rasa ke ingin tahuan nya sangatlah tinggi. Tak heran jika Masa remaja ini memang sangat erat kaitannya bahkan sering di hubung-hubungkan dengan kenakalan remaja. Sebenarnya kenakalan remaja sendiri di akibatkan karena ketidak mampuan remaja dalam hal menghadapi perkembangan masa remaja.

 

Banyak faktor yang menjadikan anak terjerumus kedalam kenakalan remaja seperti lingkungan serta salah bergaul. Tak ingin sang anak masuk dalam pergaulan yang negatif, artikel ini akan membahas bagaimana cara untuk mengatasi kenakalan remaja yang bisa orangtua praktekan yaitu sebagai berikut :

 

1. Menjalin Komunikasi Dengan Sang Anak

Kenakalan remaja sering disebabkan oleh kurangnya komunikasi antara anak dan orang tua. Ini dikarenakan anak remaja sering menjaga jarak dengan orang tuanya. Hal yang harus dilakukan adalah orang tua harus bisa membangun komunikasi dengan anak, serta meluangkan waktu untuk sekedar berdiskusi kecil dengan sang anak. Diskusi inilah yang bisa membuat anak merasa nyaman dan tidak segan menceritakan setiap masalah kepada kedua orang tua nya.

 

2. Memberi Arahan Tentang Bahayanya Pergaulan Bebas

Memberikan arahan dan edukasi kepada anak-anak tentang bahayanya pergaulan bebas serta hal-hal yang di larang. Biasanya anak remaja semakin di larang semakin di kerjakan. mengapa hal itu sering terjadi? karena orang tua kurang memberikan arahan dan edukasi tentang bahayanya pergaulan bebas seperti Narkoba, seks bebas, minuman keras, merokok dan lain sebagainya.

 

Hal tersebut membuat anak-anak semakin penasaran. Maka dari itu orng tua harus mampu memberikan penjelasan mengapa anak harus menghindari pergaulan bebas serta memberikan contoh yang positif.

 

3. Tidak Bersikap Keras Namun Tegas

Melarang remaja melakukan sesuatu dengan amarah justru akan membuat remaja menjadi lebih nakal. Bahkan akan melakukan nya dengan sembunyi-sembunyi. Biasakan menegur anak dengan tegas dan serta kan pula alasan agar anak mengerti dan mulai belajar berpikir tentang sebab akibat yang akan terjadi jika anak salah bertindak.

 

4. Mengawasi Pergaulan Sang Anak

Banyak orang tua membatasi pergaulan anaknya karena orang tua khawatir jika anak salah dalam hal pergaulan. Namun metode ini akan membuat anak menjadi pribadi yang pilih-pilih teman dan akan berdampak kurang siap nya sang anak menghadapi kehidupan sosial ketika dewasa kelak.

 

Hal yang harus kalian lakukan adalah sesekali berdialog dan bertanya tentang teman-teman nya. Dan juga sesekali bertanya langsung dengan teman terdekat dan guru tentang hal yang ingin kalian ketahui.

 

5. Menanamkan Norma Agama dan Sosial

Hal yang harus di lakukan orang tua selanjutnya adalah tanamkan anak tentang norma agama dan sosial sejak dini. Serta berikan arahan dan selalu ingatkan anak tentang dampak dari melanggar norma agama dan sosial. hal ini akan menjauhkan sang anak dari perbuatan dan pergaulan yang negatif.

 

Pahami juga bahwa kenakalan remaja sering terjadi karena kurang pedulinya orang tua akan pentingkan menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Ajarkan anak untuk taat beribadah, ini adalah satu contoh positif yang harus di lakukan orangtua agar bisa memberikan contoh kepada sang anak.

 

6. Pembentukan Karakter

Membentuk karakter positif pada anak sejak dini, karena pembentukan karakter inilah yang kemudian akan menjadi pelindung bagi para remaja. Remaja dengan karakter yang kuat dapat membedakan hal baik dan buruk untuk di lakukan, sehingga tidak mudah terpengaruh dalam pergaulan.

 

Nah, itulah 6 cara mengatasi kenakalan remaja yang bisa para orang tua praktekan. Serta selalu menjaga komunikasi, kedekatan terhadap anak dan juga selalu ciptakan suasana yang nyaman bagi sang anak. Agar anak tidak terjerumus pada pergaulan yang salah.